MENGATASI MOGOK KENDARAAN KARENA BENSIN NGGAK KELUAR

Lagi asyiknya jalan-jalan memakai mobil klasik, tiba-tiba mobil jalanya ndut…ndut seperti bensin mau habis, padahal indikator bensin masih banyak, ada apakah gerangan? Pernahkah Anda mengalami seperti saya ini?

Ya pengalaman adalah guru yang paling berharga, dan itu memang benar adanya sekalipun punya pendidikan yang tinggi atau pernah kuliah tentang otomotif kalah juga pengalamannya dengan motir yang sudah berkecimpung 5 tahunan.Kejadiannya ketika hari minggu kami bersama keluarga jalan-jalan keluar kota, tiba-tiba mobil kami kok tiba-tiba jalannya ndut-ndutan, diinjak gas juga nggak mau lari…sampai akhirnya mogok di jalan. Jauh dari bengkel dan teknisi kami, sehingga kami hanya bisa komunikasi lewat hp saja. Begini kira-kira langkah-langkah yang kami cek.

    • Tenangkan hati dulu
    • Karena tadi pada saat kami injak pedal gas seperti bensin mau habis, maka kami cek bensinnya dulu,pertama-tama kami copot dulu selang bensin yang ke arah tangki
    • Lalu kami sedot (tentu saja pakai mulut karena darurat) dan ternyata bensin keluar, berarti bensin memang masih ada
    • Kami pasang lagi selang bensin seperti asalnya, mobil kami start dan bisa jalan lagi
    • Tiba-tiba (belum terlalu jauh) mobil ndut-ndutan lagi dan mogok lagi
    • Kami ulangi langkah seperti diatas, disedot lalu pasang lagi dan tidak lama mogok lagi
    • Setelah kami hubungi teknisi kami dan menurutnya bahwa rotak bensin atau membran atau fuel pump nya rusak ( nama-namanya tergantung dari masing-masing jenis kendaraan yang berbeda-beda )
    • Akhirnya karena keadaan darurat dan jauh dari bengkel, kami memutuskan untuk menginfus saja mobil kami, yaitu dengan memakai jirigen untuk tempat bensin dan dilubangi bagian bawahnya untuk selang, lalu tempatkan jirigen lebih tinggi dari karburator agar bensin bisa mengalir
    • Dan akhirnya sampai juga ke rumah lagi

Sesampai di rumah lalu teknisi kami membongkar tangki bahan bakar untuk mencopot fuel pump yang rusak, dan karena harganya lumayan mahal, akhirnya kai gunakan rotak saja sebagai penggantinya. Dengan alasan kemudahan cara pemasangannya dan tidak usah dipasang didalam tangki bahan bakar. Demikian pengalaman kami saat berjalan-jalan dengan mobil klasik kami.

tags: , ,