MOBIL KLASIK LEBIH IRIT DENGAN CDI

Bagikan ke teman andaShare on Facebook0Share on Google+4Tweet about this on Twitter1Email this to someone

Seperti postingan kami sebelumnya, silahkan cek disini, dan dari kebanyakan klien kami yang menanyakan tentang masalah pengapian dari mobil-mobil klasik mereka kepada kami yaitu banyaknya kendala seperti sulitnya mobil apabila di start pada pagi hari, suara knalpot yang sering nembak-nembak, serta mobil yang sering tersendat-sendat bila sedang berjalan.

pake cdi lebih irit

Waduh…. malu-maluin bener nih..body sudah oke..cat sudah mengkilat…audio sudah “jedug-jedug” tapi jalannya ndut-ndutan lagi…pokoknya nyusahin dan sangat merepotkan kita, belum lagi harus bolak-balik ke bengkel untuk setel karburator dan setel platina. Jika Anda semua pecinta dan penggemar serta kolektor mobil klasik dan antik juga mengalami hal yang demikian, ayo…kita rame-rame untukrubah platina ke cdi

memodifikasi atau merubah sistem pengapian kita menjadi CDI (Capacitor Discharge Ignition), waduh….makanan apa tuh CDI? CDI atau yang istilah populernya TCI (Transitorized Control Ignition) merupakan istilah yang sama yaitu pemanfaatan komponen elektonika seperti transistor dan kapasitor untuk merubah dan mengatur tegangan listrik ke dalam koil sehingga dihasilkan pengapian yang besar dan sempurna dan disalurkan ke busi sebagai alat pembakar campuran udara dan bahan bakarANTARA MOBIL KLASIK DAN PREMIUM. Read more ... ยป karena di busi terjadi lompatan api dari kutub + ke masa busi. Door…terjadilah ledakan yang menghasilkan pembakaran yang sempurna, alhasil mobil klasik kita jalannya lancar dan tarikannya kenceng. Saya test sendiri Hijet 1000 saya dengan sistem pengapian yang sudah saya modif pake CDI bisa lari 100km/jam lebih, pokoknya ngacir dah.

Makanya ayo kita buat mobil klasik kita menjadi lebih irit dan bertenaga dengan CDI. Kita bisa memanfaatkan delco mobil klasik kita dengan merombaknya menjadi CDI, detailnya kami tidak bisa menjelaskanya, tapi mekanik kami jago merubahnya. Silahkan Anda browsing di Google ya? Cuma 750 ribu rupiah saja untuk biaya merubahnya, memang mahal dibandingkan dengan platina, tapi ini nggak perlu bolak-balik ke bengkel untuk tune up dan setting platina, karena semahal-mahalnya platina pasti akan aus karena gesekan, kalau sudah aus maka mesin akan susah di start terutama pada pagi hari karena posisi atau dudukan platina akan bergeser.

Kalau menggunakan CDI dan koil kita ganti dengan yang racing yaitu koil yang mempunyai nilai hambatan rendah maka pengapian akan semakin besar, kalau pakai platina tidak bisa dipasang koil racing karena akan cepat aus lagi tuh si platinanya.
Mantap pokoknya….Salam modifikasi mobil klasik dan antik…

Bagikan ke teman andaShare on Facebook0Share on Google+4Tweet about this on Twitter1Email this to someone

7 thoughts on “MOBIL KLASIK LEBIH IRIT DENGAN CDI”

  1. Untuk pemasangannya, apa masih pakai capasitor yg mempel di delko dan kabel delkonya disambungkan kemana, apa langsung ke + & – nya koil ?

  2. saya udah pake dari pak thamrin, cdi flash , waaaaw mobil ngacir. akoe pake hijet 1000 th 86. yg minat boleh coba baru bungkus. makasi pak thamrin.

  3. MUDAH DIPASANG, KABEL MERAH CDI KE +[POSITIF] COIL.
    SEMUA KABEL YG KE DELCO ANGKAT DAN SAMBUNG KE KABEL COKLAT CDI. SETELAH ITU KABEL HITAM CDI KE DELCO SENDIRIAN.
    KABEL HIJAU CDI KE CHASIS.
    LANGSUNG JRENG , NGACIR [TENAGA MANTAB, BBM IRIT]. POKOKNYA GA BAKALAN NYESEL, MALAH TEMAN JADI PENGEN JUGA NYOBA.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>