TIPS SEDERHANA CARA MENGETES PENGISIAN AKI NORMAL ATAU TIDAK

Bagikan ke teman andaShare on Facebook20Share on Google+9Tweet about this on Twitter0Pin on Pinterest0

Cara menganalisa kerusakan alternator dan aki secara sederhana

cara mengetes pengisian aki
Selamat malam untuk semua penggemar dan pecinta mobil-klasik dan antik, untuk posting kali ini saya ingin berbagi pengalaman mengenai cara sederhana untuk mengetes pengisian aki normal atau tidak. Memang kita sebagai pemilik mobil klasik antik atau mobil jadul lainnya harus bisa tahu akan kelemahan dan kondisi mobil klasik antik milik kita, apalagi mobil klasik antik yang kita miliki sudah benar-benar untuk kendaraan kita sehari-hari atau istilahnya untuk kaki kita.
Pengalaman saya yang sudah berkali-kali pakai mobil jadul antik dan klasik yang sering terjadi kadang kala secara tiba-tiba aki kok setrumnya cepat habis, apalagi biasanya secara tiba-tiba pula kalau kita pakai malam hari kok tiba-tiba lampu depan atau head lamp kok redup?
cara mengetes pengisian aki
Sampai akhirnya mati dan mobil benar-benar ikut mogok juga karena tidak ada arus listik sama sekali dari aki. Kadang kita sudah setrum lagi dan indikator pada aki juga menunjukkan bahwa aki nya masih normal hanya kurang arus saja yang memutuskan aki untuk di setrum atau untuk istilah sekarang di “charge” lagi. Baru di charge juga untuk jalan sebentar apalagi waktu malam kok tiba-tiba ngedrop lagi, nah ini berarti pengisian aki dari dinamo atau alternator nya kurang normal. Tips sederhana untuk kita tahu pengisian aki normal atau tidak yaitu pada saat mesin nyala kita lepas kabel positif dari aki kalau ternyata mesin ikut mati berarti pengisiannya tidak normal, kalau mesin masih tetap nyala berarti pengisian normal. Nah bila diketahui pengisian tidak normal berarti ada masalah pada dinamo ampere nya atau pada “cath out” nya.
cara mengetes pengisian aki
Memang kadang kala indikator pengisian aki pada dasbor juga bisa sebagai acuan untuk mengetahui keadaan pengisian aki kita, tapi untuk lebih jelas dan yakin maka kita lakukan cara sederhana seperti diatas yaitu dengan mencopot kabel positif aki pada saat mesin nyala.
Kalau untuk selanjutnya yaitu kita mengecek alternator atau dinamo amperenya dengan cara sederhana pula yaitu dengan mendekatkan obeng atau benda besi ke badan alternator atau dinamo ampere tersebut kalau terjadi gaya magnet berarti dinamo masih normal, kalau tidak ada gaya magnet berarti ada masalah pada gulungan atau kumparan dinamonya, nah kalau sudah masalah kumparan silahkan panggil saja tukang dinamo untuk menggulung kumparannya lagi, biar mggak repot ya?
Kalau dinamo normal maka yang perlu ganti hanya IC nya saja bila dinamo anda sudah pakai IC, kalau masih cath out tinggal setel saja kerenggangannya ( mudah kok ) dan tentunya akan lebih irit biayanya juga khan? Oke deh demikian sharing sederhana dari kami sesuai pengalaman yang pernah kami alami dan tentunya lebih murah dan kita tidak perlu sebentar-sebentar panggil bengkel dong…
Bagikan ke teman andaShare on Facebook20Share on Google+9Tweet about this on Twitter0Pin on Pinterest0

3 thoughts on “TIPS SEDERHANA CARA MENGETES PENGISIAN AKI NORMAL ATAU TIDAK”

  1. Untuk seting catch out mobil kijang bila pengisiannya kurang kita bisa rapatkan posisi pelat catch out nya mendekati kumparan, bila pengisiannya terlalu berlebih anda bisa renggangkan posisi pelat dengan kumparannya.
    Untuk tester ini anda perlu ampere meter (bentuknya seperti ampere regulator gas dan harganya sekitar 15 ribuan) Anda tinggal nyalakan semua lampu, AC dan lain-lain kemudian

  2. mas udah lama ni saya gak muncul, saya mau tanya tentang jetstar saya, beberapa hari yg lalu saya sedang memanaskan mesin mobil saya namun saya cium ada bau asap di dashbord, lalu saya periksa ternyata terjadi korsleting di bagian regulator mekaniknya, yg menyebabkan soket dan kabel yg terhubung di rugulatornya terbakar, apa kira yang dapat menyebabkan hal itu terjadi. atas perhatiannya saya

  3. Siap mas agus, kalau soket yang menghubungkan regulator terbakar biasanya itu soket sudah nggak presisi lagi atau kendur, sehingga tidak kuat panas, saran ganti soket dari keramik atau sambung kabel langsung dan bungkus pakai isolasi bakar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>