MENGGANTI WORM DENGAN RACK END

Pada kesempatan kali ini kami membahas sedikit mengenai sedikit permasalahan yang sering terjadi pada setir mobil terutama untuk mobil-mobil klasik yang masih menggunakan worm steer. Seperti pada modifikasi kijang doyok yang pernah kami ulas sebelumnya.

worm setir kijang

Memang untuk masalah bodi dan cat untuk bengkel damar autobody merupakan hal yang biasa tetapi untuk memodifikasi kaki-kaki diperlukan keahlian yang ekstra disamping dengan teori yang bisa masuk akal juga. Untuk permasalahan yang sering terjadi pada kijang doyok atau kijang buaya yaitu stetir sering “gloyar-gloyor” (bahasa jawa setir sering lari kesana kemari sendiri), modifikasi worm dengan rack end

alangkah bahayanya hal ini bila terjadi pada mobil anda. Seperti pada permasalahan pada kijang doyok yang sedang kami tangani. Solusi untuk mengatasi masalah setir yang suka lari kesana kemari sendiri pada kijang doyok yaitu dengan mengganti worm dengan rack end milik kijang G atau grand eksta. Tetapi masalah yang dihadapi adalah pemasangannya yang sulit karena sistem kemudi kijang doyok atau kijang buaya berbeda dengan kijang super atau grand yaitu pada kijang doyok sistem kemudinya (tie road) berada dibelakang roda sedangkan pada kijang grand ada didepan roda, disamping itu juga posisi mesin yang berbeda dan terlalu kebawah yang menyulitkan pemasangannya.

modifikasi worm setir menjadi rack end

Rack end kijang grand juga posisinya terlalu panjang untuk dipasangkan langsung pada kijang doyok dan kalau langsung dipasang pada kemudi belakang maka hasilnya akan berlawanan arah, artinya bila setir kita belokkan ke kiri maka roda akan berbelok ke kanan, begitu juga sebaliknya. nah bagaimanakah solusi yang tepat untuk bisa mengganti worm dengan rack end tanpa harus banyak perubahan?
Berikut kami rangkumkan cara mengganti worm dengan rack end secara sederhana seperti yang sudah pernah kami kerjakan yaitu :

modifikasi setir kijang
  • Perbedaan pada sistem kemudi worm kijang doyok dan rack end kijang grand ekstra yang utama yaitu pada worm sistem kemudinya memakai gigi alur putar sedangkan pada rack end gigi penggeraknya sistem rel. Pemasangannya juga berbeda pada worm tangan-tangan tie road nya berada dibelakang sayap, sedangkan rack end harus dipasang didepan sayap, sedangkan sayap kijang doyok as penggeraknya lebar karena per dan shock breaker nya terpisah, dan pemasangan rack end harus pas dan lurus dengan tie road yang dipasang didepan. Jadi tromol bagian dalam harus dilepas dan dibalik posisinya agar dudukan tie road nya berada didepan.
  • Dongkrak kedua ban depan kijang doyok anda, copot kedua roda amati dengan teliti posisi rack end sambil berpikir dulu….(mumet apa nggak)
  • Dilakukan pemotongan sedikit pada dudukan tempat sayap yang menempel pada chasis agar rack end bisa terpasang lurus.
  • Dudukan mesin sebelah kanan harus disambung sekitar 5 cm agar mesin sedikit terangkat sekitar 5cm juga jadi tempat engine mounting (pangkon) juga berubah, untuk pangkon sebelah kiri lubang baud tempat pangkon mesin atau engine mounting dibuatkan lubang baru yang sedikit naik diatasnya kira-kira sekitar 4 cm dan lubang lamanya tutup saja dengan las.
  • Pada tempat dudukan sayap bagian depan harus dibuatkan atau disambung kanal besi baru untuk menempelkan rack end dengan dudukan sayap dan dilas yang kuat dengan memakai las listrik kemudian dibuatkan klem besi seperti huruf “U” sebanyak dua buah yang berguna untuk pegangan rack end pada kanal besi tersebut.
  • Pastikan dulu rack end posisinya lurus dengan engkol tromol tempat memasang tie road yang baru, setelah lurus baru rack end dibubut lagi bagian drat nya karena nantinya tangan-tangan rack end akan dipotong lagi agar tidak terlalu panjang, pemotongan disesuaikan dengan posisi tie road yang baru, kira-kira antara 5 sampai 10 cm pada masing-masing tangan.
  • Pastikan rack end sudah terpasang dan lurus, sebelumnya karet pelindung pelmuas pada rack end di kunci dulu dengan plastik insulock agar karet pelindungnya tidak bergeser sehingga pelumas pada rack end tidak keluar, kemudian pasang klem huruf “U” nya dan lapisi dengan karet sebelum dipasangkan pada dudukan atau pangkon yang dibuat pada kanal dan baut dengan baut baja ukuran 14 sampai posisinya tidak goyang. Nantinya posisi rack end berada diatas sayap bagian depan posisinya. Kemudian pasang tie roadnya, dan pasang kembali ban keduanya, turunkan dongkrak lihat posisi kedua bannya sudah lurus atau belum
  • Lakukan spooring secara manual dengan membentangkan benang dari posisi ban belakang ke posisi ban depan, bila posisi ban belum lurus, setel kembali posisi tie road pada rack end sampai posisi ban depan lurus dengan ban belakang.
  • Test drive dengan mencoba untuk berjalan bila masih kurang sip spooring lagi sampai normal

Demikian sekilas informasi dari kami mengenai modifikasi kijang atau mengganti worm dengan rack end pada kijang doyok modifikasi. Semoga tips ini bermanfaat untuk kita semua, terima kasih sudah mengikuti tips-tips dari bengkel restorasi dan modifikasi mobil klasik dan antik.

tags: , , ,