MENGAPA MESIN MOBIL BISA NGELITIK

Mengapa Mesin Mobil Bisa Ngelitik

Mengapa mesin mobil bisa ngelitik? Masalah bunyi ngelitik pada mobil sering terjadi tidak hanya pada mobil-mobil klasik antik saja akan tetapi masalah ngelitik ini bisa terjadi pada semua mobil. Nah…untuk masalah mesin mobil yang ngelitik ini banyak sekali atau kita sering beranggapan bahwa setelah karburator atau injektor ( bagi yang bermesin injeksi ) belum benar.

kerusakan mesin karena ngelitik

Dengan kata lain seting antara angin dan bahan bakar yang kurang pas, bahkan ada sebagian orang yang menyebutkan bahwa setelan bensinnya terlalu irit.
Semua pendapat diatas benar saja akan tetapi belum tepat. Untuk lebih singkatnya kami akan sampaikan bahwa permasalahan ngelitik pada mesin bisa jadi karena pemakaian bahan bakar yang salah. Lho…kok…salah memang apanya yang salah?

Banyak sekali mobil-mobil baru yang sudah overhaull dikarenakan pemakaian bahan bakar yang salah, seperti contohnya mobil baru sekelas Avanza atau Xenia kok pakai bensin biasa? Kata sopir yang pernah kami tanya mengapa dia kok mengisinya bensin bukannya pertamax atau pertamax plus? Dia menjawab pakai bensin saja bisa jalan kok repot-repot pakai pertamax yang harganya mahal.
Sewaktu kami belum mengetahui hal ini, kami juga berpendapat sama dengan si pak sopir tadi yaitu iya ya…mengapa Pemerintah kok repot-repot menyarankan untuk mobil-mobil ‘tertentu’ harus menggunakan bahan bakar ‘tertentu’ juga. Oh.. ternyata mereka ( Pemerintah ) mempunyai rencana yang bagus  dan sudah mempelajari apa arti tingkat Oktan dalam bahan bakar dan hubungannya dengan keausan mesin sebuah kendaraan atau mobil.

Berikut kami ambilkan cuplikan mengenai penggolongan bahan-bakar jenis bensin yang ada di Indonesia dari website resminya di BPHMIGAS yang menggolongkan bahan bakar bensin menjadi 3 jenis tingkatan mutu berdasarkan nilai RON nya (Research Octane Rating)sebagai berikut :

  • Premium (RON 88) : Premium adalah bahan bakar minyak jenis distilat berwarna kekuningan yang jernih. Warna kuning tersebut akibat adanya zat pewarna tambahan (dye). Penggunaan premium pada umumnya adalah untuk bahan bakar kendaraan bermotor bermesin bensin, seperti : mobil, sepeda motor, motor tempel dan lain-lain. Bahan bakar ini sering juga disebut motor gasoline atau petrol.
  • Pertamax (RON 92) : ditujukan untuk kendaraan yang mempersyaratkan penggunaan bahan bakar beroktan tinggi dan tanpa timbal (unleaded). Pertamax juga direkomendasikan untuk kendaraan yang diproduksi diatas tahun 1990 terutama yang telah menggunakan teknologi setara dengan electronic fuel injection dan catalytic converters.
  • Pertamax Plus (RON 95) : Jenis BBM ini telah memenuhi standar performance International World Wide Fuel Charter (WWFC). Ditujukan untuk kendaraan yang berteknologi mutakhir yang mempersyaratkan penggunaan bahan bakar beroktan tinggi dan ramah lingkungan. Pertamax Plus sangat direkomendasikan untuk kendaraan yang memiliki kompresi ratio > 10,5 dan juga yang menggunakan teknologi Electronic Fuel Injection (EFI), Variable Valve Timing Intelligent (VVTI), (VTI), Turbochargers dan catalytic converters.
arti RON pada bahan bakar

Nah.. kalau kita sudah tahu mengenai jenis-jenis bahan bakar seperti diatas lantas apa hubungannya dengan permasalahan ngelitik pada mesin mobil kita serta mengapa itu berpengaruh terhadap keausan mesin mobil kita.
Berikut ini kami ambilkan cuplikan hubungan yang terkait mengenai seluk beluk Oktan dan mesin yang ngelitik dari forum sebelah sbb:
Parameter yang mempengaruhi persyaratan /permintaan nilai Oktan pada suatu kendaraan :

  • Ukuran Diameter Silinder. Semakin besar ukuran Diameter Silinder, maka akan memerlukan Oktane yang lebih besar/tinggi. Seperti halnya ukuran diameter silinder untuk pesawat terbang yang menggunakan mesin piston, diameternya besar (diperlukan untuk cruising), maka akan memerluka oktan yang besar. Umumnya untuk pesawat nilai Oktan-nya adalah RON100. Biasanya diberikan spek mesin BORE x STROKE, supaya bisa minum Oktan yang rendah, cari BORE yang kecil sewaktu membandingkan antara satu mobil dengan mobil yang lain.
  • Kepala Silinder (Cylinder Head) yang menggunakan bahan besi cor akan memerlukan Oktan yang lebih tinggi ketimbang menggunakan Bahan Aluminium. Kebanyakan sekarang Toyota banyak menggunakan Cylinder Head yang bahan-nya Aluminium, hal ini bertujuan agar bisa mendapatkan CR yang tinggi dengan nilai oktan BBM yang lebih rendah.
  • Campuran Udara dan BBM (AFR) yang kurus akan memerlukan Nilai Oktan yang lebih besar.
  • Engine Coolant Temperature (ECT), semakin tinggi temperaturenya maka akan memerlukan Oktan yang lebih tinggi. Umumnya yang paling idealL adalah 73^C,namun kebanyakan mobil menggunakan Thermostat dengan rating temperature di atas 80^C.
ngelitik pada mesin mobil
  • Timing Pengapian yang dimajukan (Advanced Timing), juga akan memerlukan Oktane yang lebih tinggi. Jika menggunakan Bensin dengan Oktan yang lebih rendah maka ECU akan mengundurkan Timing Pengapian.
  • Intake Air Temperature (Suhu Udara Masuk), semakin tinggi maka memerlukan oktan yang lebih tinggi. Kanaikan temperature udara luar sebanyak 5.6^C akan menaikkan permintaan MON sebanyak 0.44 s/d 0.54.
  • Kelembaban (Humidity) Udara yang Kering (kelembabannya rendah) akan memerlukan nilai oktane yang lebih tinggi. Setiap kenaikan kelembaban absolut sebesar 1.0 g water/kg permintaan nilai oktan berkurang 0.25 – 0.32 MON.
  • Tekanan Barometer Udara, Semakin tinggi tekanan barometer Udara diperlukan oktan yang lebih tinggi.
  • Ketinggian Tempat
    Jika tempatnya adalah dekat dengan laut (sea Level) maka akan memerlukan oktan yang lebih tinggi. Semakin tinggi tempatnya maka semakin kuranglah persyaratan nilai oktannya. Kenaikan ketinggian tempat, umumnya berubah secara non linear. Setiap kenaikan ketinggian tempat 300 meter, maka ada penurunan permmintaan nilai oktan sebanyak 1.4 RON sampai pada ketinggian 1800 meter. Ketinggian tempat antara 1800 meter s/d 3600 meter, permintaan penurunan nilai oktan sebesar 2.5RON/300m. Mesin-mesin mobil yang canggih udah bisa meng-akomodir perubahan ini dan pukul rata permintaan nilai Oktan turun 0.2 s/d 0.5 MON setiap kenaikan ketinggian 300 meter. Contohnya saja sebuah mobil perlu MON 82 pada ketinggian permukaan laut,kalau berada di Dieng yang ketinggiannya 2100 meter maka Oktan BBM yang bisa digunakan MON 78.5 s/d 80.6. Gamblangnya jika tinggal di Jakarta BBM yang diperlukan misal pertamax, sekiranya pulang lebaran ke Dieng maka sewaktu beroperasi di Dieng cukup menggunakan premium.

Untuk lebih jelas dan detail mengenai mengapa mesin mobil bisa ngelitik dan akibat buruk dari pemakaian bahan bakar yang salah, silahkan baca saja referensi sumbernya dibawah ini biar jelas. Oke? Salam restorasi dan modifikasi mobil klasik antik.

Sumber berita :  bph migas

tags: , ,