TIPS MENGECAT DAN PENGGUNAAN PERALATANNNYA

Bagikan ke teman andaShare on Facebook18Share on Google+1Tweet about this on Twitter0Pin on Pinterest0

Tips mengecat dan penggunaan peralatannya – Pada kesempatan ini kami ingin sedikit berbagi pengalaman dalam hal pengecatan mobil serta bagaimana sebaiknya menggunakan alat-alat cat sehingga akan didapatkan hasil cat yang bagus dan sempurna sesuai harapan yang kita inginkan.

cara mengecat mobil

Sebenarnya bengkel kami juga masih menggunakan alat-alat tradisional seperti pada bengkel-bengkel cat umumnya dan kami pun tidak fanatik dengan berbagai merek yang harganya mahal-mahal, prinsip kami bisa mengakali bagaimana caranya agar bisa memaksimalkan peralatan cat yang ada untuk mendapatkan hasil yang optimal dalam urusan pengecatan mobil.
Bila anda berniat membuka sebuah bengkel mobil dan sudah menguasai tehnik pengecatan yang benar mungkin sudah tahu akan tips mengecat dan penggunaan peralatannya ini. Bagi anda yang mulai dari nol dan ingin belajar cara mengecat mobil sebaiknya ikut dulu dengan bengkel cat yang ada, paling tidak anda bisa latihan sendiri dirumah dengan mengecat sepeda sendiri. Keahlian tiap-tiap orang bermacam-macam ada yang hanya bisa mengecat saja juga ada yang bisa semuanya yaitu dari mendempul sampai finishing cat. Kalau anda mau merekrut tenaga tukang cat sebaiknya yang bisa semuanya, karena ini sangat penting bila sedang dilakukan proses pengecatan dia akan bisa melihat pada beberapa bagian yang salah, jadi tidak asal tembak saja.
Beberapa peralatan penting sebagai standar minimal untuk bisa membuka bengkel cat mobil antara lain :

  1. Alat semprot ( istilah kerennya Spray Gun )
    alat mengecat spray gun

    Sebaiknya spray gun yang dimiliki sebuah bengkel minimal 3 buah, penggunaannya yaitu 1 buah untuk ngecat epoxy, 1 buah untuk cat utama dan clear atau coating dan 1 buah untuk urusan spet-spet yang kecil-kecil (spot area). Perbedaan ketiga buah spray gun ini pada besar kecilnya tabung serta lubang semprotnya. Kalau misalnya punya sebuah saja bisa saja asalkan lubang semprotnya ada tiga macam untuk keperluan pengecatan yang berbeda seperti yang sudah kami sebutkan tadi. Harga spray gun juga bermacam-macam dari yang biasa saja sampai yang istimewa yaitu antara 100 ribuan sampai jutaan, silahkan pilih sesuai dengan kemampuan anda masing-masing. Atau kalau untuk belajar pilih saja harga yang tengah-tengah yaitu kisaran 300 ribuan saja. Penggunaan yang benar yaitu segera bersihkan spray gun dengan thiner setelah digunakan untuk menghindari lubang semprot tersumbat oleh bekas-bekas cat atau bahan lainnya. Untuk kapasitas cat sedikit sebaiknya gunakan spray gun dengan model tabung diatas, untuk pengecatan yang banyak gunakan spray gun dengan model tabung dibawah.

  2. Kompresor angin
    kompresor angin

    Standar minimal kompresor untuk sebuah bengkel mobil yaitu 1,5 PK dengan dua buah valve atau kelep penghisapnya, kalau anda punya yang kapasitasnya lebih besar itu lebih disarankan dan sangat bagus. Alasannya yaitu untuk sebuah kompressor dengan standar 1,5 PK dan dengan 2 buah alat penghisapnya akan didapatkan tekanan angin yang teratur dan tidak perlu nunggu lama tabung terisi angin, karena proses pengecatan full body akan mendapatkan hasil yang bagus bila selama proses berjalan terutama pada proses pengecatan akhir sebaiknya jangan berhenti, maka dari itu pada poin 1 diatas diperlukan 3 buah spray gun yang berbeda. Jika anda kurang memahami tehnik ini maka hasil akhir akan terlihat seperti belang-belang. Sebaiknya tiap bulan air yang mengembun dalam tabung kompressor harus dibuang dengan membuka keran yang ada ditabungnya, karena seringkali air tersebut akan terbawa kedalam selang dan bercampur dengan keluarnya cat dalam lubang spray gun anda.

  3. Alat-alat kenteng sederhana
    alat-alat bengkel

    Sebaiknya anda punya alat-alat kenteng sederhana, misalnya cukil, palu ketok, dan alat las karbit. Jadi anda tidak akan repot untuk membawa bolak-balik mobil dari tukang ketok magic atau tukang las ke bengkel anda. Peralatan sederhana ini bisa anda gunakan untuk mengatasi bodi mobil yang sedikit bergelombang atau penyok sedikit untuk bisa anda kerjakan di bengkel sendiri.

Untuk tehnik mengecat bisa dibedakan antara cat seluruh bodi dengan cat hanya sebagian bodi saja (sepet-sepet saja).
Pada cat seluruh bodi ada 2 pilihan yaitu kelotok total semua cat dan dempul lama serta dipilih saja mana bagian yang terkelupas, tergantung dari biaya serta kesepakatan dengan konsumen, maka dari itu perlu dilihat apakah mobil yang akan kita kerjakan kondisinya sudah parah atau belum, biasanya keparahan suatu mobil bila sudah banyak karat disana-sini atau sudah pernah cat ulang tetapi hanya ditimpa-timpa saja sehingga hasilnya akan lebih cepat rusak lagi.
Apalagi bila bahan yang digunakan antara cat lama dan cat baru beda kualitas itu akan beresiko tumpukan bahan yang lama akan terangkat kembali sehingga cat yang barupun akan rusak lagi. Pada proses ini sebaiknya kita harus hati-hati, jangan ambil resiko untuk bekerja 2 kali seperti yang sering kami alami pada saat restorasi taft gt putih ini, tadinya kami hanya memilih bagian-bagian tertentu saja untuk kami tangani akan tetapi ternyata bahan dan kualitas cat yang lama tidak kuat dengan bahan cat kami yang baru maka akhirnya kami kelotok total sampai dengan pelatnya.

Cara mengelotok pun ada beberapa tingkatan apalagi bila bodi sudah penuh dengan dempul, maka selain kita buang dengan zat kimia “remover” juga perlu dikerok ulang secara manual. Hal ini yang menjadikan proses pengecatan lebih lama akan tetapi untuk anda sebagai pelanggan akan merasa puas dengan hasilnya bila bengkel cat benar-benar menerapkan cara seperti ini.

Cara mengecat satu bodi full juga sebaiknya gunakan mata lubang yang melebar untuk spray gun nya dan pengecatan harus full dari kiri kekanan bolak-balik dari depan sampai belakang, jangan sebagian-sebagian saja. Untuk kap mesin sebaiknya dicat pada posisi berdiri atau vertikal jangan pada posisi tidur jadi sebaiknya kap mesin harus dilepas dulu tujuan untuk menghindari atau meminimalisir debu yang menempel. Untuk cara mengecat sebagian silahkan dirujuk kembali tulisan kami mengenai cara menyambung cat lama dan cat baru biar sama dan tidak kelihatan. Tehnik lainnya yaitu tehnik mengecat antara warna-warna cerah dengan warna-warna gelap juga perlu anda bedakan serta pelajari biar mendapatkan hasil sesuai keinginan kita.

Bagikan ke teman andaShare on Facebook18Share on Google+1Tweet about this on Twitter0Pin on Pinterest0

2 thoughts on “TIPS MENGECAT DAN PENGGUNAAN PERALATANNNYA”

  1. mohon petunjuk cara mendapatkan campuran yang bagus untuk Epoxy, thinner, hardener cat dasar sampai clear coatx…..masih kurang paham untuk campuran2 bahan diatas. tolong balasan mas bro…..
    ini dari kalimantan timur. thanks…..

    1. Untuk campuran yang bagus sebenarnya sudah ada aturan dalam tiap kaleng cat, epoxy atau clear coat dengan hardenernya. Sebagai contoh bila anda mau melakukan pengecatan total seluruh body campuran standar antara 1 kg cat atau 1 kaleng biasanya dibutuhkan 2 kg tiner atau 2 kaleng tiner. Jadi jangan anda paksakan untuk lebih dari itu karena akan menghasilkan cat yang berbeda hasilnya. Dan yang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>