MODIFIKASI VELG STANDAR DENGAN TUTUP DOP

Modifikasi Velg Satandar Dengan Tutup Dop

Modifikasi velg standar dengan tutup dop – Pada beberapa modifikasi yang sekarang lagi banyak digandrungi oleh penggemar mobil klasik antik yang sering kita temui yaitu mereka biasanya masih menggunakan velg standar yang dicat warna hitam doff dengan paduan white wall pada ban nya.

Jadi sekarang penggunaan velg besi standar pabrik kembali banyak digunakan oleh penggemar mobil retro, kalau dulu banyak dari mereka menggunakan velg racing. Akan tetapi terkadang penampilan velg standar masih kurang terlihat “perfect” bila lubang tengahnya yaitu tempat as roda atau bearing nya terbuka, biasanya akan terlihat bearing nya dan paku sebagai pengunci dari bearing itu. Dan anehnya kadang bila kita mau beli penutupnya sudah jarang yang jual, apalagi bila ingin penutupnya ada logo merek seperti mobil kita.

Dari permasalahan seperti diatas maka kami berinisiatif memodifikasi velg standar dengan tutup dop dengan membuat kreasi sendiri sehingga tampilan beda dari biasanya. Proses pengerjaan pembuatan tutup dop velg ini cukup sederhana yaitu hanya menggunakan pelat besi sebagai bahan utamanya.

Pertama-tama dibuat seperti ring atau cincin yang diukur sesuai dengan lingkar tengah lubang velg nya. Dibuat sedemikian rupa sehingga bentuknya lebih sedikit oval tidak hanya seperti kaleng saja, untuk proses pembuatan tutup dop nya sudah saya siapkan video sederhana disini.

Proses yang tidak kalah penting yaitu menyiapkan logo seperti merek mobil yang anda inginkan, anda bisa pesan ke penjual stiker yang punya alat cutting nya. Dan pemasangan stiker ini sebelum proses coating atau proses penyemprotan clear coat sehingga stiker akan terlindungi. Hal ini untuk menghindari terkelupasnya stiker yang tentunya hal ini tidak kita inginkan.

Itu saja sedikit tips modifikasi velg standar dengan tutup dop buatan tangan sendiri sehingga anda tidak kesulitan bila mau mencari tutup dop untuk velg standar mobil retro anda.

Salam restorasi dan modifikasi mobil klasik antik jadul.

tags: ,