PERAWATAN SEDERHANA DAIHATSU CHARADE

Perawatan sederhana daihatsu charade – Pada kesempatan ini kami ingin sedikit berbagi tips bagaimana cara merawat mobil tua daihatsu charade secara umum yang bisa kita kerjakan sendiri. Banyak orang takut membeli mobil tua seperti daihatsu charade, apalagi bila punya uang bukan dari hasil kerja sendiri alias masih minta orang tua (hahahaha) pasti mintanya dibelikan mobil baru yang harganya tentu saja mahal.

perawatan daihatsu charade

Penggemar charade sangat banyak di Indonesia karena mobil mungil ini terkesan sangat klasik banget apalagi bila kondisi keseluruhan masih oke semua, orang naik mobil baru sih sudah biasa dilihat orang lain, tapi bila punya mobil retro seperti daihatsu charade dengan kondisi yang istimewa itu sangat luar biasa.

Nah disini kami akan berbagi tips merawat daihatsu charade secara sederhana, yang perlu diingat namanya perawatan itu perlu biaya, apalagi bila perawatan dilakukan orang lain atau bengkel jelas sekali kita memerlukan biaya dobel yaitu biaya penggantian parts dan biaya jasa bengkelnya.

Hal terpenting sebelum kita menjelaskan cara perawatan sederhana daihatsu charade yaitu asal-usul atau awal mula kita mempunyai daihatsu charade itu, kalau daihatsu charade yang kita punya itu hasil warisan bokap atau kita beli dari saudara atau sahabat kita yang mereka pakai sendiri sehari-hari bisa dipastikan kondisinya masih bagus dan tentu saja perawatannya murah, kita hanya perlu melanjutkan perawatan yang sudah dilakukan oleh pemilik awalnya.

perawatan sederhana daihatsu charade

Hal lain bila kita beli daihatsu charade ini dari orang lain atau penjual mobil yang belum kita kenal secara pribadi, kita bisa menemukan dua kemungkinan kondisi daihatsu charade kita yaitu bisa dalam kondisi yang baik, bisa juga dalam kondisi yang ‘baik-baik saja’.
Mengapa saya menambahkan tanda kutip pada kata baik-baik saja disana? Ya, karena banyak dari penjual mobil yang menjual mobilnya dalam keadaan kondisi yang dibuat baik secara umum, artinya bila mungkin ada sesuatu parts yang sudah harus ganti, mereka hanya memperbaikinya saja untuk waktu tertentu sampai mobil itu laku, selanjutnya anda sebagai pembeli yang akan merasakan nantinya setelah beberapa kali pemakaian dan permasalahannya akan muncul dikemudian hari.  Silahkan baca kembali tips membeli mobil bekas disini.
Kalau hanya parts yang murah dan mudah mendapatkannya sih itu nggak masalah, tapi kalau bagian yang perlu ganti itu harganya mahal? Bisa repot kan, maka dari itu kita perlu teliti sebelum membeli daihatsu charade ini, perlu ditanyakan kejujuran penjualnya mengenai kondisi sebenarnya, kalau perlu kita harus tes sendiri untuk memastikannya.

Bila anda sudah mengerti maksud tulisan saya diatas, mari kita sedikit berbagi perawatan sederhana daihatsu charade ini agar anda bisa mengerti karakteristik mobil yang anda pakai sehari-hari, kita mulai dari perawatan ringan yang bisa kita kerjakan sendiri. Yang sudah punya banyak pengalaman mengenai charade bisa juga share disini.

Mempunyai mobil tua seperti charade ini harus tahu beberapa kelemahannya seperti pada charade G10 yaitu tahun 1980 sampai tahun 1983 yang sering batuk-batuk dan bau bensin karena karburator sering banjir, perawatan sederhana anda harus sering kontrol bagian karburator agar selalu bersih, cek kondisi jarum, pelampung dan bagian lain agar selalu bersih untuk menghindari hal tersebut diatas.
Caranya copot karburator, semprotkan dengan foam atau busa khusus untuk pembersih karburator setelah itu cuci dengan bensin dan pasang kembali (perhatikan sebelum di bongkar posisi baut dll agar tidak salah pasang baut-baut dan jarum di karburator).
Kemudian seting karburator sampai rpm dibawah 1.000 untuk ac dan 300 sampai 500 tanpa ac, silahkan cek cara seting karburator charade disini.

cara perawatan daihatsu charade

Bila keadaan mesin tidak mau langsam atau sering mati dan bila kontak dimatikan mesin tidak langsung mati, kemungkinan besar selenoid karburatornya rusak. Fungsi dari selenoid ini sangat penting untuk mengatur suplai bahan bakar dikarburator dalam kondisi stasioner sehingga mesin tidak mati walaupun kita setel irit.
Jadi silahkan ganti saja selenoid karburator ini dengan yang baru, atau bisa juga fungsi ini dimatikan saja dan seting kembali karburator serta posisi delco agar mesin tidak ngelitik atau mesin sulit mati. Cara seting karbu tanpa selenoid ini perlu ketelitian dari suara mesin dan besar kecilnya gas (bila kita tidak punya alat untuk mengukur rpm nya)

Dinamo starter bermasalah seperti kalau distart terasa berat hanya bunyi ‘cak cek cak cek atau ngak ngek ngak ngek’ sepertinya koil bras habis atau ada bagian solderan yang kendur, solusi gani koil bras dan patri kembali pangkal kumparan batang angkernya agar normal kembali (yang ini agak sedikit repot ya, panggil tukang dinamo saja, murah kok nggak nyampe 100 ribu perak). Silahkan cek mengenai permasalahan dinamo starter disini.
Kalau keadaan kabel juga semrawut minta di set kan ulang kabel-kabelnya biar aman karena kabel yang terlalu banyak jumpernya akan sangat berbahaya.

Ganti oli mesin secara teratur (4.000 km atau 5.000 km) sekali dengan oli mesin bensin SAE 20W/50, silahkan pilih sendiri mau pake oli yang murah atau yang mahal, bila menggunakan oli sintetik penggantian bisa sampai 8.000 atau 10.000 km, tetapi untuk hasil terbaik sesuai dengan standar ATPM ganti oli mesin setiap 5.000 km saja. Sedangkan untuk oli transmisi penggantiannya bisa 2 kali atau 3 kali bersamaan dengan penggantian oli mesin begitu juga dengan filter oli juga harus ganti.

Untuk pertanyaan lebih lanjut mengenai daihatsu charade anda silahkan kunjungi saja facebook fan page nya disini, berbagai pertanyaan dan lain-lain sudah ada ahli yang menanganinya disana.

tags: ,