MASALAH REM TROMOL MINIBUS YANG DIKOCOK DAN BUANG KANAN KIRI

Mengatasi rem kocokan dan membuang pada rem tromol minibus

Bagi pecinta mobil klasik antik yang umur mobilnya udah lebih dari 25 tahunan terutama mobil minibus yang keempat rodanya masih menggunakan rem tromol pasti sering menghadapi masalah rem kocokan, rem buang kanan atau kiri juga rem kalau diinjak terasa keras atau tebal sampai-sampai kita menginjak pedal remnya sambil berdiri.

jenis-rem-tromol-1 Meskipun permasalahan yang terjadi pada rem namun ketiga masalah diatas harus diatasi sendiri-sendiri karena penyebabnya juga sendiri-sendiri.

Jenis-jenis rem tromol menurut dunia otomotif

A. Tipe leading and trailing
Jenis ini hanya menggunakan sebuah satu silinder roda dengan dua piston di dalamnya. Sepatu roda yang tidak berhubungan dengan silinder roda ditumpu oleh anchor pin sehingga tidak dapat bergerak. Gaya pengereman tipe ini sama kekuatannya pada saat maju atau mundur sehingga lebih cocok untuk rem roda belakang. Contoh rem belakang hijet 1000

B. Tipe uniservo
Tipe ini hanya memiliki satu silinder roda dan satu piston didalamnya, sepatu rem yang tidak berhubungan dengan sepatu rem masih dapat bergerak. Kekuatan pengereman jenis ini lebih kuat  pada saat maju dibanding mundur, sehingga lebi cocok untuk rem depan.

C. Tipe duoservo
Tipe ini hampir sama dengan tipe leading and trailing, perbedaannya pada sepatu rem yang tidak berhubungan dengan silinder roda tidak diikat mati, atau diikat mengambang sehingga dapat bergerak. Seperti pada tipe uniservo, tekanan hidrolis yang diterima sepatu rem diteruskan ke sepatu rem yang lain. Kekuatan pengereman tipe ini sama kuatnya antara maju dan mundur, sehingga lebih cocok untuk rem belakang tetapi kekuatan pengeremannya lebih kuat dibanding tipe leading and trailing. Contoh rem belakang Toyota kijang

Kembali kita lanjutkan permasalahan rem kocokan yang harus diinjak berulang-ulang sampai pedal rem terasa ada tekanan, dan injakan pada pedal rem juga harus cepat bisa 2 sampai 3 kali barulah kemudian proses pengereman terjadi.

Penyebab rem menjadi kocokan biasanya karena kita selalu telat untuk mengisikan minyak rem ke tabung tempatnya sehingga pada saat permukaan minyak rem sudah minim apabila rem kita injak maka udara  akan masuk dan mengisi ke selang-selang  rem sehingga aliran minyak rem tidak sempurna karena adanya ruang kosong, akhirnya pada saat kita injak akan terasa blong.
jenis-rem-tromol
Penyebab lain yaitu kebocoran pada karet seal master rem atau karena ausnya rumah piston pada master rem di roda, solusi sementara kita bisa menambahkan isolatip  (buat keran air) sebelum pemasangan karet seal pada master rem. Ingat ini hanya sementara bila memang terdesak. Dan masalah ausnya rumah piston rem ini hanya terjadi pada master rem tromol saja.

Rem buang kanan atau kiri biasanya karena salah satu piston rem tromol roda depan anda macet, penyebabnya bisa karena pegas yang berfungsi untuk mengembalikan posisi kampas rem atau sepatu rem untuk maju dan mundur sudah lemah atau bagian dalam tromol sudah banyak kotoran, terjadi karat atau bisa juga karena karet seal remnya juga melar karena pemakaian minyak rem yang salah. Ada jenis minyak rem yang bila digunakan akan merusak seal karet didalamnya, saya juga tidak tahu mengapa, atau bisa juga minyak rem yang pernah saya pakai itu palsu (mohon hati-hati belilah minyak rem pada toko langganan anda)

Mengatasinya tentu saja anda harus ganti itu seal karetnya dengan yang baru, kalau memang karet sealnya melar segera kuras minyak rem sisanya dang anti dengan minyak rem yang lainnya yang menurut anda bagus.

Pada saat anda belum sempat mengganti atau memperbaiki rem yang buang kanan atau kiri, pada saat kita injak pedal rem jangan terlalu mendadak dan pastikan juga kita pegang stirnya yang kuat untuk menahan efek pengereman yang buang kanan atau kiri itu, karena sangat bahaya bila dalam perjalanan apalagi bila dalam keadaan jalan menurun.

Saran dari kami untuk memperbaiki system pengereman tromol yang memang sudah sangat mengganggu seperti kocokan dan buang kanan kiri memang harus benar-benar teliti, dan bila masih sering bermasalah alangkah baiknya kalau sekarang anda beralih dengan memodifikasinya dengan mengganti rem cakram seperti juga hijet 1000 saya yang sudah move on menjadi rem cakram.

Untuk minibus yang rem tromolnya masih oke-oke saja selamat deh atas perawatan yang baik rem anda.

tags: ,