PERAWATAN RADIATOR DAN RESERVOIRNYA

Senin, November 28th 2016. | perawatan radiator

Perawatan Radiator Dan Reservoirnya

Sistem pendinginan mesin mobil paling efektif dari dulu dan sampai saat ini adalah dengan sistem pendinginan air karena itu radiator merupakan pilihan utama pabrikan mobil untuk mengatasi overheat atau panas mesin.

perawatan radiator

perawatan radiator dan reservoir

Perawatan radiator lebih utama dilakukan secara periodik untuk menghindari masalah mesin panas. Pada mobil tua yang masih sering kita pakai untuk mobilisasi sehari-hari sebaiknya tiap hari kita harus kontrol yang namanya radiator itu.

Penggunaan air coolant lebih utama untuk mobil tua bila dibandingkan dengan penggunaan air biasa karena disamping untuk membersihkan kerak-kerak pada saluran radiator, pemakaian coolant juga menghindari keropos pada lubang-lubang air di silinder head.

Air coolant juga dibuat untuk suhu radiator tinggi karena ada penambahan zat khusus sehingga titik didihnya lebih tinggi dari pada air biasa.

Perawatan Reservoir

Hal yang tidak kalah pentingnya adalah tabung tempat menampung air cadangan atau biasa disebut reservoir. Fungsi utamanya adalah untuk menampung air dari radiator pada saat mesin panas sehingga air dalam radiator akan memuai dan menekan per pada tutup radiator dan akhirnya air panas dari radiator akan mengalir ke tabung cadangan. Hal sebaliknya juga saat mesin dimatikan dan berhenti beraktifitas maka radiator suhunya turun, dengan sistem vakumnya, maka tutup radiator kembali terbuka dan air yang ada di reservoir akan terhisap ke dalam radiator sesuai dengan volumenya semula.

Oleh sebab itu bila dalam kondisi radiatornya normal serta tutupnya juga normal, reservoir dan tutupnya juga tidak bocor secara tidak langsung air dalam radiator beserta dalam reservoirnya akan tetap. Maka dari itu bila mobil anda mengalami kekurangan air radiator atau air reservoirnya berkurang bila mobilnya dalam kondisi baru (bisa juga mobil lama yang habis oversize dan normal kembali) perlu juga dikontrol tutup radiator dan atau reservoirnya bermasalah.
Kalau mobil tua sih bisa saja ada saluran air pada silinder head yang bermasalah (harus dibetulkan dulu) biar air radiator tetap normal.

Bagaimana dengan water pump?
Water pump bekerja untuk memompa air dari radiator ke bagian mesin, sehingga bila normal air radiator akan bergerak bila kita amati dari tutup radiator yang terbuka dan mesin dalam keadaan hidup (kondisi normal)

Membaca hal diatas biasanya banyak orang yang salah kaprah mengenai cara pengisian air radiator dan tangkinya (reservoir).

Salah kaprah itu antara lain:

  • Mengganti Tutup radiator dengan punya mobil lain yang tidak satu merek atau kualitas jelek, walaupun bentuk sama, tapi pegas tutupnya mempunyai tekanan berbeda, yang bisa mengakibatkan tekanan air panasnya yang akan masuk ke reservoir tidak lancar (misal pegas tutup radiator terlalu kaku) sehingga memicu jebol pada selang radiatornya (terutama pada klem)
  • Tabung reservoir diisi air sampai penuh (emang ngisi bensin? makin penuh makin bagus), sehingga ketika overheat cairan panas bertekanan (dari radiator) akan menyemprot ke dalam reservoir, apabila reservoir penuh dengan air maka air panas akan muncrat keluar.
  • Yang benar mengisi air reservoir cukup setengah/sesuai dengan batas maksimal. karena fungsi air di dalam reservoir, hanya mendinginkan sesaat ketika ada air panas masuk dan yang terpenting selang dalam reservoir harus berada di dasar air/tenggelam.

Menguras radiator

Ada dua cara menguras radiator yaitu:

  1. Cara mesin mati, cara ini efektif untuk yang tergolong mobil baru. Efektif dilakukan pada pagi hari atau pada saat mesin dingin. Buka tutup radiator atas kemudian buka tutup buangan air radiator bawah. Tutup kembali bagian bawahnya dan tuang dengan air atau coolant baru, nayalakan mesin dan isikan kembali coolant sampai batas sel-sel radiator terendam air/coolant semua. Kemudian tutup kembali radiator dan isikan sisa coolant pada resrvoir sesuai tanda (ingat jangan kepenuhan ya)
  2. Cara mesin hidup, cara ini efektif untuk menguras air radiator untuk mobil tua yang biasanya air radiatornya pehuh dengan karat/kotoran (biasanya warnanya agak kecoklatan)
    Caranya yaitu nyalakan mesin, buka tutup radiator bawah sehingga air keluar dan masukkan air melalui selang ke lubang air radiator bagian atas. Tunggu sampai air yang keluar dari lubang bawah radiator jernih. Bila sudah jernih bisa langsung tutup bawahnya dan bila penuh selang dihentikan kemudian tutup radiator atasnya. Bila mau diisi coolant setelah air radiator bersih, mesin dimatikan untuk kemudian diisi coolant seperti cara nomer 1.

Cara ke 2 sudah pernah kami lakukan dan kami buatkan video cara menguras air radiator kotor dan berkerak. Untuk melihatnya silahkan tonton DISINI.

Demikian pentingnya perawatan radiator serta reservoirnya.

tags: