KAPAN EPOXY SEBAIKNYA DISEMPROTKAN

Sabtu, Agustus 5th 2017. | tips bengkel

Kapan Epoxy Sebaiknya Disemprotkan

Pertanyaan ini sering sekali ditanyakan oleh pembaca setia mobil klasik antik yang mungkin tertarik ingin mendalami dunia perbengkelan dan pengecatan mobil.  Disini kami tulis epoxy saja ya biar gampang, kalau istilah umum epoxy pertama yaitu pada pelat biasanya orang menyebut dengan epoxy primer.  Memang untuk masalah ini menjadi rahasia sendiri pada masing-masing bengkel, karena berkaitan dengan faktor ekonomis dan biaya.

epoxy sebelum dempul

Tapi disini kami akan ulas bagaimana sebaiknya epoxy disemprotkan agar hasil pengecatan lebih bagus. Untuk melakukan proses epoxy dengan benar sebelumnya kita harus tahu dulu bahan pelat pembuat body mobil itu, karena ini berkaitan dengan hasil cat yang bagus.

Untuk mobil-mobil lawas atau mobil-mobil sebelum tahun 1990-an bahan pelat material untuk membuat body mobil yang sering kami jumpai ada 3 jenis bahan pelat yaitu bahan pelat besi biasa, bahan galvanis dan aluminium. Harga ketiga bahan tersebut juga berbeda, aluminium paling mahal dan galvanis lebih mahal karena bahan galvanis lebih awet (tahan karat) karena ada bahan seng (Zn) sebagai pelapis luarnya sehingga lebih tahan karat dibandingkan dengan bahan pelat biasa. Untuk aluminium jelas tidak berkarat dan bahan ini yang pernah kami temui hanya untuk mobil keluaran Inggris saja yaitu Landrover.

Penanganan Perbaikan Body Mobil Sesuai Bahan Bakunya

Bahan galvanis biasanya dipakai pada mobil-mobil jenis sedan yang tidak memerlukan karoseri dari pihak ketiga, kecuali mobil sedan untuk keperluan khusus (seperti buat ambulance, dsb) Nah sebenarnya dari ketiga bahan tersebut sebaiknya harus dilakukan epoxy terlebih dahulu sebelum dilakukan pendempulan pengecatan, karena fungsi epoxy untuk menutup pori-pori sehingga cat lebih cepat rata.

mendempul mobilAkan tetapi pada tahun-tahun itu jarang sekali karoseri mobil yang sudah menerapkan “full pressed body” terutama untuk mobil-mobil jenis minibus. Makanya untuk minibus jaman dulu (contoh suzuki carry, daihatsu hijet, dll) yang jenis minibus dan buatan karoseri umumnya menggunakan bahan pelat biasa dan seringnya tidak dilakukan epoxy dulu sebelum didempul. Sekali lagi faktor ekonomis seperti yang sudah kami tulis diatas. Untungnya bahan pelat biasa memang bisa didempul langsung tanpa epoxy dulu yang penting permukaan pelatnya bebas karat sebelum didempul.

Untuk bahan galvanis (biasanya untuk jenis sedan) sehingga tidak memerlukan karoseri pihak ketiga, maka pabrikan mobil melakukan proses epoxy (untuk mobil sebelum tahun 1990 biasanya pakai meni). Nah bagi bengkel yang tahu dan ingin agar hasil catnya bagus sebaiknya pada penanganan perbaikan jenis bahan galvanis harus dilakukan epoxy sebelum pendempulan (epoxy primer), baru didempul dan epoxy lagi (epoxy painting) baru cat (painting). Epoxy primer biasanya lebih tipis dibandingkan dengan epoxy kedua.

Kenapa harus dilakukan epoxy sebelum mendempul? Karena menurut pengalaman kami bahan galvanis ini daya rekatnya dengan dempul kurang kuat. Pada beberapa kasus kelotok total yang kami kerjakan (pada penanganan repaint atau cat ulang mobil yang sudah pernah dicat ulang bengkel lain) itu tadi karena faktor ekonomis mereka tidak melakukan epoxy dulu pada bahan galvanis, sehingga pada saat kami kelotok total dempulnya akan cepat sekali terkelupas hanya dengan bantuan scrap (itu loh alat yang buat mendempul). Silahkan baca lagi cara kelotok dempul ditulisan kami yang lain.
Jadi disini fungsi epoxy sebelum pendempulan pada bahan galvanis berfungsi untuk lebih merekatkan dempul ke pelat body.

Untuk mengetahui ciri-ciri bahan galvanis yang lama biasanya pada saat dempul kita kelotok bahan pelat dibawahnya masih utuh dan berbau agak amis (seperti bau ikan) biasanya keropos pada sebagian saja karena bahan seng pelapisnya hilang, bagian sekelilingnya kalau ada karat masih kuat (tidak bolong walaupun di ketok-ketok). Untuk bahan pelat biasa kalau kita kelotok dan dibawahnya keropos biasanya ada sebagian yang ikut dengan dempul yang kita kelotok dan bawahnya langsung bolong dan sekelilingnya juga keropos bolong kecil-kecil, kalau kita ketok langsung lepas.

Proses Penambalan Dengan Las

pengelasan body mobilProses penambalan untuk bahan pelat biasa dan galvanis pada prinsipnya sama yaitu dengan las. Pada bagian tertentu yang memerlukan penambalan lebar sebaiknya pengelasan dilakukan menyeluruh disekeliling tambalan jangan hanya mengelas dengan titik-titik tertentu saja. Alasan bengkel kalau dilas keseluruhan pelat body menjadi tidak lurus (terutama bila menggunakan las karbit) lebih bagus lagi menggunakan las asetilin karena las ini bisa langsung menyambung pelat dengan pelat tanpa tambalan dengan kawat sebagai pengisinya sehingga meminimalisir proses gerinda untuk menghaluskan pelat yang disambung.

Barulah dikerjakan ketok magic untuk meratakan sambungannya untuk meminimalisir pendempulan, jangan lupa untuk epoxy dulu sebelum didempul ya.

Demikian tulisan kami kapan sebaiknya epoxy dilakukan, mohon maaf apabila tulisan kami belepotan ya. Semoga Anda yang akan melakukan latihan ngecat mobil sendiri menjadi lebih bersemangat.

tags: